Kamis, 1 Oktober 2026
Yosua 24:14-15
Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada TUHAN. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"
Di awal bulan Keluarga ini kita diingatkan kembali akan panggilan kita sebagai keluarga Kristen. Yosua beserta keluarganya paham benar bahwa mereka adalah hamba Tuhan. Mereka memahami tanggung jawab mereka untuk beribadah hanya kepada Tuhan, Sang Tuan. Mereka beribadah dengan tulus ikhlas dan setia karena menyadari bahwa Tuhanlah satu-satunya yang patut disembah.
Yosua juga mengenal baik bangsa Israel yang tegar tengkuk, yang sering tidak setia kepada Allah. Mereka berseru meminta tolong kepada Allah, setelah ditolong mereka memuji Allah. t
Tetapi ketika hidup mulai sulit, mereka mulai menyalahkan Allah dan para hambaNya yang membawa mereka keluar dari Mesir. Berulang kali mereka tergoda untuk menyembah allah nenek moyang mereka dan allah-allah yang lain. Maka Yosua dengan tegas berkata : beribadahlah kepada TUHAN. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah.
Yosua menantang bangsa Israel untuk memilih. Tetapi ia dan keluarganya telah lebih dahulu menjatuhkan pilihan. Yosua dan keluarganya mengambil langkah tegas untuk beribadah hanya kepada Allah. Keberanian Yosua dan keluarganya menjadi refleksi kita bersama, apakah kita dan keluarga kita tetap setia memilih Tuhan di tengah berbagai tantangan hidup yang kita hadapi? Apakah kita dan keluarga kita tetap tulus ikhlas dan setia beribadah kepada Tuhan ketika keadaan keluarga kita sedang tidak baik-baik saja? Mari kita hayati panggilan kita sebagai keluarga Kristen. Selamat menghayati bulan keluarga. Tuhan memberkati. Amin
